Source: Youtube/Live iNEWS PALEMBANG
Setelah mendapati sejumlah titik awan berpotensi hujan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, tim BNPB dan BMKG segera melakukan penerbangan menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan 208B PK-DPI milik PT Alkonost Aviasi Indonesia. Penerbangan ini bertujuan untuk melakukan penyemaian awan berpotensi hujan.
Pesawat Cessna Grand Caravan tersebut memiliki kapasitas semai hingga 0,8 ton dengan durasi terbang 2,5 jam. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ini dilakukan dengan menaburkan garam jenis NaCl di langit Ogan Komering Ilir. Penyemaian ini krusial untuk menjaga kelembapan air di kawasan lahan hutan dan gambut yang rentan terbakar saat memasuki musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Selatan, Muhammad Iqbal Alisyahbana, menyatakan bahwa OMC dengan tabur garam di langit Sumatera Selatan akan berlangsung selama lima hari. Operasi yang diadakan oleh BNPB ini merupakan upaya untuk mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menanggulangi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Komandan Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang juga terlibat langsung sebagai Sub Satgas Udara untuk mendukung penerbangan OMC ini.
